![]() |
| foto istimewa |
TERNATE — Perayaan Dies Natalis Ke-3 Institut Sains dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Kampus tersebut turut menggelar aksi sosial berupa pembagian paket sembako kepada mahasiswa kurang mampu.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pusat ISDIK Kie Raha, Jumat (4/9/2026), itu menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Ke-3 dan Wisuda Sarjana Angkatan Ke-4 ISDIK Kie Raha Tahun 2026.
Pembagian sembako menjadi wujud nyata kepedulian institusi terhadap kondisi sosial ekonomi mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, ISDIK Kie Raha ingin menghadirkan suasana perayaan yang lebih bermakna serta manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mahasiswa yang membutuhkan.
Ketua Panitia Dies Natalis dan Wisuda ISDIK Kie Raha Maluku Utara, A. Andi Usman, mengatakan peringatan hari lahir kampus harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan sivitas akademika.
“Kami ingin momentum Dies Natalis Ke-3 ini menjadi ruang untuk berbagi, memperkuat solidaritas, dan menunjukkan bahwa kampus hadir bersama mahasiswa, khususnya mereka yang membutuhkan,” ujar A. Andi Usman.
Menurutnya, kegiatan sosial merupakan bagian penting dari rangkaian Dies Natalis dan wisuda. Sebab, keberadaan perguruan tinggi tidak hanya diukur melalui kegiatan akademik dan keberhasilan melahirkan sarjana, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang diberikan kepada mahasiswa dan masyarakat.
Pelaksanaan pembagian sembako tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Panitia Pelaksana, Yayasan Pengembangan Sumber Daya Manusia Maluku Utara Indonesia (YPSDM MUI), BTN Cabang Ternate, serta KCP BRI Ternate Selatan.
Sinergi antara lembaga pendidikan, yayasan, dan dunia perbankan itu memperlihatkan semangat bersama dalam mendukung keberlangsungan pendidikan sekaligus membantu mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
Melalui peringatan Dies Natalis Ke-3, ISDIK Kie Raha terus memperkuat citranya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kompetensi mahasiswa, tetapi juga membangun budaya kampus yang peduli, inklusif, dan berorientasi pada kemanusiaan.
Aksi berbagi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong serta menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Utara.
