ISDIK Kie Raha Gelar Sarasehan, Sarbin Sehe Dorong Penguatan Ekosistem Olahraga

Sebarkan:

Foto istimewa

TERNATE – Ketua KONI Maluku Utara yang juga Wakil Gubernur Maluku Utara, K.H. Sarbin Sehe, mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, KONI, dan organisasi olahraga dalam pembinaan generasi muda dan atlet di Maluku Utara.

Hal itu disampaikan K.H. Sarbin Sehe saat menghadiri Sarasehan Dies Natalis ke-3 ISDIK Kie Raha Maluku Utara, Kamis (3/9/2026), yang berlangsung di Aula Gedung D Lantai 3 Kampus ISDIK Kie Raha Maluku Utara.

Sarasehan mengangkat tema “Sinergi Pendidikan dan Pembinaan Berkelanjutan: Membangun Kejayaan Atlet Maluku Utara Menuju Prestasi Nasional dan Global.”

Dalam kegiatan tersebut, K.H. Sarbin Sehe menekankan bahwa pembinaan pemuda dan olahraga tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar potensi generasi muda dapat dikembangkan secara optimal dan berkesinambungan.

“Pembinaan pemuda dan olahraga tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kita membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, KONI, organisasi olahraga dan seluruh pemangku kepentingan agar potensi generasi muda Maluku Utara dapat dibina sejak usia dini hingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional maupun global,” tegas Sarbin.

Ia menjelaskan, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin dan mental kompetitif.

Karena itu, pembinaan atlet perlu berjalan beriringan dengan pendidikan. Menurutnya, atlet tidak cukup hanya dibentuk untuk mencapai prestasi di arena pertandingan, tetapi juga harus dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki integritas dan masa depan yang baik.

Sarbin juga menyoroti pentingnya kompetisi sebagai salah satu instrumen dalam menemukan dan mengembangkan potensi atlet muda.

Kompetisi, kata dia, bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang untuk melakukan penjaringan bakat sekaligus membentuk karakter, disiplin dan sportivitas.

“Kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Dari kompetisi kita dapat melihat potensi, mengukur kemampuan, sekaligus membentuk mental dan karakter para atlet,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, KONI dan organisasi olahraga dapat semakin diperkuat sehingga pembinaan atlet di Maluku Utara memiliki sistem yang jelas dan berkelanjutan.

“Kalau pembinaan dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, kita optimistis Maluku Utara dapat melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global,” tambahnya.

Sarasehan tersebut turut dihadiri Plt. Wakil Rektor II ISDIK Kie Raha, Asyhari A. Usman, Dekan FIP Dr. Ermin, M.Pd., Koordinator Program Studi Pendidikan Olahraga Dr. Sahril Adam, M.A., serta sejumlah dosen Program Studi Pendidikan Olahraga.

Kegiatan Sarasehan Dies Natalis ke-3 ISDIK Kie Raha Maluku Utara diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia olahraga.

Sinergi tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat sekaligus melahirkan generasi muda Maluku Utara yang unggul, berkarakter, sportif dan mampu mengukir prestasi di berbagai level kompetisi.**

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini