TERNATE — Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Umum TP Posyandu, Tri Tito Karnavian, mengajak pelajar di Kota Ternate menerapkan pola hidup sehat sejak dini.
Ajakan tersebut disampaikan saat Tri mengunjungi SMAN 2 Kota Ternate dalam rangkaian kegiatan Senam Sehat bertema “Masyarakat Sehat dan Hebat”, Kamis (3/9/2026).
Tri mengatakan, kesehatan merupakan modal utama untuk belajar, bekerja, dan menjalankan berbagai aktivitas. Karena itu, upaya menjaga kesehatan harus dilakukan sebelum seseorang terserang penyakit.
“Sebelum kita sakit, kita harus menjaga kesehatan. Salah satunya adalah dengan berolahraga,” ujar Tri.
Menurutnya, harta maupun fasilitas yang dimiliki tidak akan memberikan banyak manfaat apabila kondisi tubuh tidak sehat. Bahkan ketika seseorang jatuh sakit, sebagian kekayaan yang dimiliki dapat habis untuk membiayai pengobatan.
Selain rutin berolahraga, Tri mengingatkan para siswa agar menjaga pola makan dan mengonsumsi makanan bergizi. Para pelajar juga didorong memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis yang telah disediakan pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Tri turut mengingatkan bahaya rokok dan narkoba. Rokok dinilai dapat merusak kesehatan, terutama paru-paru, sedangkan narkoba dapat menghancurkan masa depan generasi muda.
“Kalau ada teman yang terindikasi menggunakan narkoba, segera sampaikan kepada pihak sekolah agar dilakukan langkah-langkah untuk membantu teman tersebut terlepas dari masalah narkoba,” pesannya.
Tri juga mengajak para siswa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan. Menurutnya, kebermanfaatan seseorang tidak diukur dari popularitas di media sosial, tetapi dari tindakan nyata, seperti membantu orang tua, tekun belajar, menaati aturan, dan menjaga keselamatan bersama.
Para siswa juga diminta disiplin menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor serta menghindari tawuran dan perkelahian antarremaja.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Tri berpesan agar generasi muda menggunakan internet dan media sosial secara bijak. Media digital harus dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan, melakukan kegiatan positif, serta membuka peluang usaha.
“Kewajiban kalian saat ini adalah belajar sebaik-baiknya. Namun, jangan hanya belajar teori karena sekarang sudah banyak fasilitas yang mudah dimanfaatkan,” katanya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kelompok Kerja (Pokja) I TP PKK Pusat yang berfokus pada pembinaan karakter dan kesehatan keluarga. Program itu terlaksana melalui kolaborasi dengan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Pusat.
Sebanyak 250 siswa dari SMAN 2, SMKN 5, dan SMAN 10 Kota Ternate mengikuti rangkaian kegiatan berupa senam sehat, Cek Kesehatan Gratis (CKG), pelayanan pembuatan KTP elektronik bagi pemula, serta pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).
TP PKK juga menyerahkan 136 paket sembako kepada para guru, paket perlengkapan olahraga untuk tiga sekolah, serta 250 kaus dan tas bagi para siswa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri istri Wakil Gubernur Maluku Utara, Rusni Sarbin, bersama jajaran pengurus TP PKK Provinsi Maluku Utara.
