Dalam sambutannya, Wagub Sarbin Sehe menyampaikan harapan agar para peserta dapat menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan di tingkat nasional.
“Semoga adik-adik Pramuka dapat mengikuti perkemahan dengan baik, memperoleh banyak pengetahuan baru, dan pengalaman yang berharga,” ujarnya.
Sarbin juga menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membangun karakter generasi muda, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Sebagai Pramuka, kita harus memiliki komitmen tinggi untuk menjaga dan mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Kontingen Pramuka Maluku Utara tahun ini berjumlah 70 orang, terdiri dari 24 peserta Satuan Karya, 12 pimpinan daerah, 3 tenaga dokter, 16 peninjau, serta sejumlah pendamping lainnya. Mereka akan mengikuti berbagai agenda kegiatan, seperti olahraga, korvei, upacara pembukaan dan penutupan, serta kegiatan malam keakraban.
Perkemahan Pramuka Antar Saka Tingkat Nasional dijadwalkan berlangsung pada 2–9 November 2025, dan akan diikuti oleh seluruh kontingen Pramuka dari berbagai provinsi di Indonesia.
Acara pelepasan ditutup dengan penyerahan bendera kontingen Pramuka Maluku Utara dari Wagub kepada Ketua Kontingen sebagai simbol dimulainya perjalanan menuju arena perkemahan nasional.
Dengan keikutsertaan ini, diharapkan Pramuka Maluku Utara dapat terus meningkatkan kualitas, semangat kebersamaan, dan kemampuan dalam mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.**
