Prabowo: Tahun Depan, Target 300 Ribu Jembatan Harus Berdiri di Pelosok

Sebarkan:

Foto Istimewa

Pemerintah resmi membentuk Satgas Darurat Jembatan sebagai langkah mempercepat pembangunan akses penghubung di wilayah terpencil. Kebijakan ini menyusul banyaknya laporan mengenai anak-anak di berbagai daerah yang harus menyeberangi sungai atau melintasi jalur berbahaya akibat minimnya infrastruktur jembatan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu mobilitas harian warga dan membahayakan keselamatan pelajar.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan hingga 300 ribu jembatan dari berbagai tipe, mulai dari jembatan kecil desa hingga jembatan penghubung antarkampung atau antardaerah. Satgas Darurat Jembatan ditugaskan untuk melakukan pendataan, perencanaan konstruksi, hingga eksekusi di lapangan, menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah.

Untuk mempercepat proses pembangunan, pemerintah mengerahkan personel TNI dan Polri, terutama satuan zeni dan unit teritorial yang memiliki kemampuan teknis konstruksi. Keterlibatan aparat keamanan ini diharapkan mampu memperkuat pengerjaan jembatan di daerah-daerah yang sulit dijangkau serta memastikan pengamanan lokasi proyek.

Tidak hanya itu, Presiden juga menginstruksikan agar mahasiswa tingkat 2–4 dari program studi Teknik Sipil ikut serta dalam perencanaan maupun pembangunan. Melalui koordinasi bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, mahasiswa akan diterjunkan ke desa-desa sebagai bagian dari proyek besar percepatan infrastruktur nasional.

Langkah ini menjadi respons langsung terhadap kondisi darurat yang dialami pelajar di daerah terpencil. Pemerintah menilai akses jalan dan jembatan merupakan elemen fundamental untuk memastikan kelancaran pendidikan dan aktivitas ekonomi warga. Semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, diminta berkolaborasi demi memperlancar proses pembangunan.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi masa depan anak-anak bangsa. Kita butuh membangun 300 ribu jembatan, dan saya sedang bekerja — mudah-mudahan tahun depan semua jembatan bisa berdiri,” tegas Presiden Prabowo.

Pemerintah berharap percepatan pembangunan ini dapat membawa dampak nyata bagi pemerataan akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil.**

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini