Ternate – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 semestinya menjadi momen penghargaan bagi para pendidik atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. Namun, bagi sejumlah Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) — baik negeri maupun swasta — di Kota Ternate, perayaan tahun ini justru diiringi keresahan.
Hingga memasuki akhir November 2025, puluhan PLT kepala sekolah mengaku masih belum menerima kejelasan terkait pelantikan mereka sebagai kepala sekolah definitif, meski telah menjalankan tugas selama berbulan-bulan.
Salah satu PLT kepala sekolah berinisial HA, yang memimpin sebuah SD swasta, mengatakan bahwa dirinya telah ditugaskan sejak Juli 2025, namun hingga kini belum mendapat kepastian dari Pemerintah Kota Ternate.
“Kami diangkat jadi PLT sejak bulan Juli, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan untuk dilantik. Kami juga tidak tahu apa alasannya,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Keluhan serupa disampaikan AA, PLT kepala sekolah di salah satu SD Negeri di Ternate. Ia menyebut sudah menjabat sejak Januari 2025 tanpa kepastian status.
“Saya diangkat sejak Januari, tapi sampai sekarang belum juga dilantik. Penyebabnya juga belum pernah disampaikan Pemkot,” akunya.
Para PLT ini berharap Pemerintah Kota Ternate segera memberikan penjelasan maupun langkah penyelesaian, mengingat kepastian jabatan sangat berpengaruh terhadap tata kelola sekolah dan efektivitas pelaksanaan program pendidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, media belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muhlis Djumadi, terkait alasan belum dilantiknya para PLT tersebut.***
