Erick Thohir Buka Suara Soal Rencana Perbaikan JIS

Sebarkan:

 

Foto : Dok PSSI

Jakarta, 3 Desember 2025 — Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan jawaban tegas saat ditanya mengenai polemik perbaikan Jakarta International Stadium (JIS) yang kembali menjadi sorotan publik. Erick menekankan bahwa JIS merupakan aset bangsa yang harus dikelola secara profesional tanpa dipolitisasi.

Dalam keterangannya, Erick menjelaskan bahwa wacana renovasi JIS bukanlah isu baru dan sudah melalui berbagai kajian teknis. Beberapa aspek yang kini menjadi perhatian meliputi kualitas rumput, akses keluar-masuk penonton, hingga fasilitas parkir dan transportasi.

“JIS adalah aset publik. Kalau ada hal yang perlu diperbaiki demi memenuhi standar pertandingan nasional maupun internasional, tentu harus dilakukan. Jangan setiap upaya perbaikan malah dipolitisasi,” ujarnya.

Erick juga membantah isu yang menyebut bahwa renovasi JIS menelan anggaran hingga Rp5 triliun. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik. Menurutnya, total anggaran untuk perbaikan sejumlah stadion di seluruh Indonesia — termasuk JIS — berada pada kisaran yang jauh lebih rendah dan sudah melalui mekanisme pengkajian anggaran.

“Isu renovasi JIS Rp5 triliun itu hoaks. Kita ingin transparan. Anggaran yang disiapkan untuk perbaikan beberapa stadion tidak sebesar itu,” kata Erick.

Lebih jauh, ia menilai banyak informasi yang beredar di masyarakat dipelintir sehingga mengaburkan fakta sebenarnya. Erick meminta publik dan semua pihak untuk melihat persoalan dengan jernih, karena tujuan utama perbaikan adalah memastikan stadion nasional memenuhi standar keamanan dan kelayakan event besar, termasuk pertandingan internasional.

Saat ini, JIS masih belum dapat digunakan untuk sejumlah pertandingan profesional karena beberapa fasilitas dinilai belum sesuai dengan regulasi teknis. Evaluasi dan peninjauan kembali akan dilakukan untuk memastikan stadion tersebut siap dipakai dalam waktu dekat.

Erick menegaskan bahwa PSSI bersama pemerintah ingin membangun ekosistem sepak bola yang modern dan sesuai standar global. Upaya perbaikan stadion, termasuk JIS, merupakan bagian dari langkah besar memperbaiki kualitas infrastruktur olahraga di Indonesia.

“Kalau ingin sepak bola kita maju, infrastrukturnya juga harus memenuhi standar. Tidak bisa setengah-setengah. Ini semua untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan politik,” tutup Erick.***

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini